...
Back to articles
Personal Journey
My Story
Game development
Programming

Dari Warnet ke Dunia Teknologi: Perjalanan Saya Mengenal Dunia IT

July 11, 2026 5 min read
Share to:
Dari Warnet ke Dunia Teknologi: Perjalanan Saya Mengenal Dunia IT

Awal Semuanya Dimulai di Warnet

Kalau ada yang bertanya sejak kapan saya tertarik dengan dunia teknologi, jawabannya mungkin lebih awal dari yang saya sadari. Semuanya berawal ketika saya masih duduk di bangku kelas 3 SD.

Di dekat rumah saya ada sebuah warnet yang juga menyediakan rental PlayStation. Kebanyakan anak seusia saya datang untuk bermain PlayStation, tetapi entah kenapa saya justru lebih tertarik duduk di depan komputer. Saya menghabiskan banyak waktu untuk bermain game online, mencoba berbagai aplikasi, dan menjelajahi internet.

Saat itu saya belum mengerti apa itu pemrograman, desain, atau software development. Yang saya tahu hanyalah komputer terasa seperti tempat yang penuh dengan hal-hal menarik untuk dijelajahi.

Satu Pertanyaan yang Mengubah Segalanya

Seiring waktu, muncul sebuah pertanyaan sederhana yang terus terngiang di kepala saya.

"Bagaimana sebuah game bisa dibuat?"

Pertanyaan itu mungkin terdengar biasa, tetapi bagi saya, itulah titik awal semuanya.

Saya mulai mencari jawaban lewat internet, membaca artikel, dan menonton berbagai tutorial. Tentu saja, saat itu saya belum memiliki komputer atau laptop sendiri, sehingga kesempatan untuk belajar masih sangat terbatas. Sebagian besar waktu saya hanya bisa mencari informasi dan membayangkan bagaimana rasanya membuat sebuah game sendiri.

Meskipun begitu, rasa penasaran tersebut tidak pernah hilang. Justru semakin besar setiap kali saya mencoba game baru atau melihat teknologi yang menurut saya keren.

Laptop Pertama, Awal Perjalanan yang Sebenarnya

Perjalanan saya mulai berubah ketika akhirnya memiliki laptop sendiri saat bersekolah di SMK.

Bagi sebagian orang, laptop mungkin hanya alat untuk belajar. Namun bagi saya, laptop adalah pintu menuju dunia yang selama ini hanya bisa saya lihat dari kejauhan.

Saya mulai belajar lebih serius. Awalnya fokus saya adalah game development karena itulah alasan pertama saya tertarik pada dunia IT. Saya mencoba memahami bagaimana karakter bergerak, bagaimana sebuah level dibuat, bagaimana logika permainan bekerja, hingga bagaimana semua bagian kecil bisa membentuk sebuah game yang utuh.

Menyadari Bahwa Dunia Teknologi Sangat Luas

Semakin dalam saya belajar, semakin saya menyadari bahwa dunia teknologi jauh lebih luas daripada sekadar membuat game.

Saya mulai mengenal web development, pemrograman, desain antarmuka (UI), pengalaman pengguna (UX), basis data, hingga pengembangan aplikasi. Setiap bidang memiliki tantangannya masing-masing, dan justru itulah yang membuat saya semakin tertarik untuk terus belajar.

Belajar dari Proyek dan Kegagalan

Dari sana saya mulai mengerjakan berbagai proyek kecil.

Tidak semuanya berhasil. Ada banyak proyek yang berhenti di tengah jalan, kode yang harus ditulis ulang, bug yang sulit dicari, hingga momen ketika saya merasa bingung harus mulai dari mana.

Namun, saya percaya bahwa setiap kegagalan selalu membawa pelajaran baru.

Semakin banyak proyek yang saya kerjakan, saya mulai memahami bahwa membangun sebuah aplikasi bukan hanya tentang membuat fitur sebanyak mungkin. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana aplikasi tersebut dapat membantu orang lain dan memberikan pengalaman yang nyaman saat digunakan.

Menemukan Ketertarikan pada UI/UX Design

Pemikiran itu akhirnya membuat saya semakin tertarik pada UI/UX Design.

Saya mulai belajar bagaimana sebuah produk dirancang, bagaimana pengguna berinteraksi dengan aplikasi, serta bagaimana keputusan desain yang sederhana dapat memberikan dampak besar terhadap kenyamanan pengguna.

Flowdesk: Proyek yang Paling Banyak Mengajarkan Saya

Hingga saat ini, saya masih terus belajar dan mengembangkan berbagai proyek pribadi.

Salah satu proyek yang paling banyak mengajarkan saya adalah Flowdesk, sebuah aplikasi open source yang saya bangun sebagai media untuk belajar sekaligus mengeksplorasi berbagai teknologi baru.

Melalui proyek ini saya belajar banyak hal, mulai dari pengembangan aplikasi, desain produk, manajemen proyek, dokumentasi, hingga pentingnya membangun software yang dapat berkembang dalam jangka panjang.

Selain itu, saya juga terus mengeksplorasi berbagai ide lain, termasuk web development, UI/UX, serta game development yang menjadi awal perjalanan saya di dunia teknologi. Bagi saya, setiap proyek selalu menjadi kesempatan untuk mencoba hal baru dan meningkatkan kemampuan yang saya miliki.

Menjadi Pembelajar Seumur Hidup

Saya percaya bahwa dunia teknologi adalah bidang yang tidak pernah berhenti berkembang.

Selalu ada bahasa pemrograman baru, framework baru, pendekatan baru, dan tantangan baru untuk dipelajari. Karena itu, saya ingin terus menjadi seseorang yang tidak pernah berhenti belajar.

Saya tidak memiliki perjalanan yang instan. Semua dimulai dari rasa penasaran seorang anak kecil yang lebih memilih duduk di depan komputer di sebuah warnet dibandingkan bermain PlayStation bersama teman-temannya. Dari rasa penasaran sederhana itulah, langkah demi langkah membawa saya hingga berada di titik sekarang.

Perjalanan Ini Masih Panjang

Perjalanan ini tentu masih sangat panjang.

Masih banyak hal yang ingin saya pelajari, banyak produk yang ingin saya bangun, dan banyak pengalaman yang ingin saya dapatkan. Saya berharap suatu hari nanti karya yang saya buat tidak hanya menjadi proyek pribadi, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi banyak orang.

Bagi saya, teknologi bukan sekadar tentang menulis kode. Teknologi adalah cara untuk mewujudkan ide, menyelesaikan masalah, dan menciptakan sesuatu yang dapat memberikan dampak positif.

Dan perjalanan itu masih terus berlanjut.

Lo-Fi Coding BeatsPaused